- Back to Home »
- Algoritma »
- Pengenalan Algoritma
Posted by : Unknown
Kamis, 18 September 2014
Algoritma
Asal kata Algoritma berasal
dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa
al-Khowarizmi, ilmuan Persia yang menulis
kitab al jabr w’al-muqabala (rules of
restoration and reduction) sekitar
tahun 825 M
Definisi Algoritma
Yang ditekankan adalah urutan langkah logis, yang berarti algoritma
harus mengikuti suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat. (Dari Microsoft Press Computer
and Internet Dictionaary 1997, 1998)
Yang ditekankan pertama
adalah alur pikiran, sehingga algoritma seseorang
dapat juga berbeda dari algoritma orang lain. Sedangkan penekanan kedua adalah tertulis, yang artinya dapat berupa kalimat, gambar,
atau tabel tertentu. (Dari
Algoritma dan Struktur Data dengan C, C++, dan Java oleh Moh Sjukani
hal 1)
Contoh Algoritma dalam kehidupan nyata:
- Jika seseorang
ingin mengirim surat kepada kenalannya di tempat lain, langkah yang harus dilakukan adalah:
¾ Menulis surat
¾ Surat dimasukkan ke dalam amplop tertutup
¾ Amplop ditempeli perangko
secukupnya.
¾ Pergi ke Kantor Pos terdekat untuk mengirimkannya.
Dalam bidang
komputer, algoritma sangat
diperlukan dalam menyelesaikan berbagai masalah pemrograman, terutama dalam
komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang baik maka proses
pemrograman akan menjadi salah, rusak, atau lambat
dan tidak efisien.
Pelaksana algoritma adalah Komputer.
Manusia dan komputer berkomunikasi dengan cara: manusia memberikan perintah-perintah
kepada komputer berupa instruksi-instruksi yang disebut program.
Alat
yang digunakan
untuk membuat program tersebut
adalah
bahasa pemrograman.
Bahasa pemrograman sangat
bermacam-macam: C, C++, Pascal, Java,
C#, Basic, Perl, PHP, ASP, JSP, J#, J++ dan masih
banyak bahasa lainnya. Dari
berbagai bahasa pemrograman cara memberikan instruksinya berbeda-beda namun bertujuan menghasilkan output yang sama.
Kriteria Algoritma
Menurut Donald E. Knuth
Namun ada beberapa program yang memang dirancang untuk unterminatable: contoh Sistem
Operasi
Jenis Proses Algoritma
1. Sequence Process: instruksi dikerjakan secara sekuensial, berurutan.
2. Selection Process: instruksi dikerjakan jika memenuhi
kriteria tertentu
3. Iteration Process: instruksi dikerjakan
selama memenuhi suatu kondisi
tertentu.
4. Concurrent Process: beberapa instruksi
dikerjakan secara bersama.
Contoh Algoritma
Algoritma menghitung
luas persegi panjang:
1. Masukkan
panjang (P)
2. Masukkan
lebar (L)
3. L
← P * L
4. Tulis
L
Dalam
Algoritma, tidak dipakai
simbol-simbol / sintaks dari suatu bahasa pemrograman tertentu, melainkan
bersifat umum dan tidak tergantung
pada suatu bahasa pemrograman apapun juga. Notasi-notasi algoritma dapat digunakan
untuk seluruh bahasa pemrograman manapun.
Definisi Pseudo-code
Kode atau tanda yang menyerupai (pseudo)
atau merupakan pejelasan cara menyelesaikan
suatu masalah. Pseudo-code
sering digunakan oleh manusia untuk
menuliskan algoritma.
Problem:
mencari
bilangan terbesar dari dua bilangan yang diinputkan
Contoh Pseudo-code:
1. Masukkan bilangan pertama
2. Masukkan bilangan kedua
3. Jika bilangan pertama > bilangan kedua maka kerjakan langkah 4, jika tidak, kerjakan langkah 5.
4. Tampilkan bilangan pertama
5. Tampilkan bilangan kedua
Contoh Algoritma
1. Masukkan bilangan pertama (a)
2. Masukkan bilangan kedua (b)
3. if a > b then kerjakan langkah 4
4. print
a
5. print
b
Download filenya klik di sini